Sekolah Berbasis Pesantren

Di era globalisasi adalah era yang penuh dengan persaingan teknologi yang menuntut manusia untuk lebih berkembang dalam ilmu pengetahuan. Tidak dapat dipungkiri, Indonesia pun merasakan dampak dari adanya proses globalisasi. Sehingga, penguasaan ilmu pengetahuan umum sangat ditekankan dalam setiap kurikulum pendidikan di Indonesia.


Dari salah satu dampak globalisasi budaya, menyebabkan kebudayaan dan karakter asli bangsa Indonesia yang memiliki nilai moral yang tinggi mulai pudar oleh globalisasi. Oleh karena itu, perlulah sebuah pendidikan yang dapat mengembalikan karakter bangsa Indonesia, sehingga tidak hanya ilmu pengetahuan yang dikuasai, namun pengendalian karakter yang baik demi pemanfaatan ilmu pengetahuannya secara bijak.


Dari berbagai macam konsep pendidikan di Indonesia, pendidikan pondok pesantren merupakan konsep pendidikan yang dinilai mampu untuk mengembalikan karakter budaya bangsa Indonesia. Dimana dalam konsep pendidikannya lebih menekankan pada pendidikan moral dan ilmu agama sebagai proses pembentukan karater.


Oleh karena itu, SMK Bustanul Ulum tidak hanya mengembangkan ilmu SAIN dan Teknologi tetapi juga dari segi Agama dan Spiritual dengan sistem Pondok Pesantren. pengembangan ini dilakukan dengan memberika materi-materi kepesantrenan dasar, seperti Syarat Kecakapan Ibadah Amaliah ( SKIA ), kajian kitab alqur’an dan kitab kuning, sholat dhuha berjamaah, muhadarah dan lain-lain.
Dengan demikian lulusan SMK Bustanul Ulum tidak hanya pintar dalam ilmu umum tetapi juga mampu dalam segi agama dan spiritual.